Genjot Pengembangan Peternakan Wajo, Bupati Kunjungi Balitnak Cetak
Selasa, 08 September 2020 21:06

Ciawi - Dalam rangka pengembangan peternakan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si., beserta rombongan lakukan kunjungan ke Balitnak, Selasa (08092020). Rombongan terdiri dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas PUPRP,  Kepala Dinas Kominfo,  Kepala Dinas Perikanan,  Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura,  Kepala Bidang Perkebunan dan Kepala Bidang Sungai,  Waduk,  dan Danau Dinas PUPR. Selain itu turut serta pula Kepala Desa Lapaukke,  Kepala Desa Makmur,  Kepala Desa Parigi,  Kepala Desa Bottopenno, Kepala Desa Ujung Pero,   Kepala Desa Lompoloang,  Kepala Desa Waetuwo,  Kepala Desa Pallawarukka,  Kepala Desa Towalida, Kepala Desa Mattirowalie, Kepala Desa Keera, Kepala Desa Lomporilau, dan Kepala Desa Pattangngae. Dengan tetap menerapkan protokol Covid 19, rombongan diterima Kepala Balitnak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak beserta jajarannya di Audirium Balitnak Ciawi.

“Sebaiknya ada MoU antara Bupati Wajo dengan Kepala Balitbangtan untuk dapat bekerjasama terkait inovasi teknologi di UK/UPT lingkup Balitbangtan,” kata Kepala Balitnak dalam sambutannya. Apabila telah ada MoU antara Kabupaten Wajo dengan Balitbangtan, peneliti bisa segera turun ke Wajo, tentunya menyesuaikan dengan inovasi teknologi yang potensial dikembangkan di Wajo.

Sedangkan Bupati Wajo dalam sambutannya mengharapkan Balitnak hadir di kegiatan integrated farming system untuk mengembangkan peternakan di Wajo. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan selain padi juga bisa swasembada daging baik sapi maupun unggas, mengembangkan lahan-lahan di wilayah Kabupaten Wajo. Upaya ini juga merupakan pengembangan ternak bagi masyarakat tidak mampu, seperti halnya program BEKERJA.

“Kondisi perekonomian saat ini Nasional minus 5%, Provinsi Sulawesi Selatan minus 3%, sedangkan Kabupaten Wajo belum minus,” tuturnya.

Pembinaan yang telah dilaksanakan di 13 kecamatan, akan dipercepat kegiatan pertanian terpadu ini, serta binaan personal lainnya. Saat ini infrastruktur di Wajo sudah diperbaiki, sehingga kondisi jalan dalam kondisi baik. (AKS/Humas)