Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Ciawi – Balai Penelitian Ternak berhasil meraih Penghargaan berupa Piagam Abdi Bakti Tani sebagai Unit Kerja Pelayanan Berprestasi Utama Tahun 2020 diperoleh atas upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Penghargaan diserahkan Kepala Balitbangtan Dr. Fajri Jufry kepada Kepala Balitnak Dr.Andi Baso Lompengeng Ishak, dalam acara Evaluasi dan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik Lingkup Balitbangtan, Kamis (10/06/21) di Ruang Rapat Balitbangtan.

Penghargaan diperoleh dalam rangka Lomba Abdi Bakti Tani yang diselenggarakan Kementerian Pertanian (Kementan) yang dilombakan kepada unit-unit kerja di lingkup Kementan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat. (AKS/Humas)


Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Ciawi – Upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Anggota DPRD, dalam bidang pengawasan, budgeting, dan penganggaran terutama mengenai pengembangan bibit unggul, kerjasama pelatihan dan teknologi ternak sapi, ayam dan itik, Pimpinan DPRD Kota Payakumbuh laksanakan Kunjungan Kerja ke Balitnak Ciawi, Senin (07/06/21). Tamu diterima langsung Kepala Balitnak Dr.Andi Baso Lompengeng Ishak di Ruang Rapat Anatini. Diharapkan melalui kunjungan tersebut, Pimpinan Dewan dapat informasi teknologi yang bisa dikembangkan di daerah khususnya Kota Payakumbuh, sesuai dengan ketersediaan sumber daya local, yang mendukung keberhasilnan program. Selain itu juga bisa dilaksanakan melalui Kerjasama maupun pelatihan/ bimbingan teknis oleh peneliti maupun teknisi Balitnak. (AKS/Humas)


Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Ciawi – Dalam upaya penguatan Gerakan koperasi di Kabupaten Bogor, Dekopinda Kab. Bogor laksanakan kunjungan ke Balitnak, Kamis (03/06/2021). Rombongan diterima Kepala Balitnak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak didamping Kepala Subbagian Tata Usaha, Subkoordinator Jasa Penelitian, dan Ketua KPRI Balitnak di Ruang Rapat Anatini. Sedangkan dari Dekopinda yang hadir adalah jajaran kepengurusannya. Kunjungan tersebut dalam rangka audiensi inisiasi program Kerjasama khususnya bidang ternak.

Konsen Dekopinda adalah pada Gerakan koperasi, yaitu bagaimana mmenguatkan koperasi yang ada dibawah naungannya. Dekopinda memiliki 3 peran yaitu fasilitasi terkait akses terhadap Perbankan serta Kerjasama dengan Lembaga-lembaga lain, Edukasi melalui kegiatan pelatihan maupun diklat, dan advokasi terhadap koperasi-koperasi yang mengalami permasalahan. Kerjasama yang dilaksanakan dengan Lembaga lain diharapkan saling mendukung dan saling menguatkan. Dekopinda memiliki visi mendorong Gerakan koperasi di Kab. Bogor menjadi koperasi yang unggul (mandiri, modern dan memiliki tata Kelola yang baik). Salah satu upaya yang dilakukan adalah bersinergi dengan pihak-pihak yang berkaitan erat dengan Gerakan koperasi. Melalui audiensi ini dapat melihat peluang-peluang yang bisa dilakukan Kerjasama dengan Balitnak. (AKS)


Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Yogjakarta – Dalam rangka mendukung percepatan program pemerintah untuk mendukung pemenuhan susu bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Balitnak menyerahkan bantuan ternak kambing saanpe kepada Kelompok Ternak “Ngudi Makmur II” di Dusun Gunungbutak Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta, Jum’at 28 Mei 2021.

Kegiatan serah terima ternak Saanpe sebanyak 2 ekor jantan berusia 3,5 tahun dan 4 ekor jantan berusia 8 bulan, dihadiri oleh tim dari BPTP Yogyakarta yaitu Kepala BPTP: Dr. Soeharsono; peneliti BPTP Yogyakarta yaitu Ir. Erna Winarti, MP dan penyulu BPTP Yogyakarta yaitu Ir. Ari Widyastuti. Tim dari Balitnak yaitu Anita Hafid M.Si (Peneliti Pertama Bidang Reproduksi), Asep Riyadi (Teknisi Kambing Perah) dan Audry Fadilla (Teknisi Kambing Perah). Sedangkan dari peternak dihadiri oleh ketua kelompok ternak Ngudi Makmur II yaitu Bapak Rubio, Bapak Basuki (Penyuluh TTP Nglanggeran), Sudiyono dan beberapa peternak dari kelompok ternak Ngudi Makmur II.

Kepala BPTP, Dr. Soeharsono dalam sambutannya mengharapkan adanya keseriusan dalam menindaklanjuti adanya pengiriman ternak kambing jantan jenis Saanpe sejumlah 6 ekor dari Balitnak. Diharapkan adanya produksi susu yang bisa dijadikan sebagai bisnis, sehingga kedepannya dapat menghasilkan susu kambing yang berkualitas yang dapat dipasarkan. Diharapkan gunung butak dapat menjadi destinasi wisata karena daerah gunung Butak adalah akses tanaman cokelat yang mudah dijangkau sehingga dapat diintegrasikan. Kepala BPTP juga mengharapkan adanya komitmen yang kuat dari peternak agar menjaga dan memelihara 6 ekor kambing jantan dari Balitnak ini agar dapat menjadi bibit pejantan yang dapat menghasilkan generasi yang unggul. Salah satu usaha dari kepala BPTP yaitu dengan mengalihkan kandang yang tidak digunakan untuk dipindahkan ke kelompok ternak Ngudi Makmur II Nglanggeran sehingga daerah tersebut nantinya dapat menjadi kampung ternak dengan mengumpulkan para peternak yang produktif dan yang mau komitmen memelihara ternaknya. Selain itu Kepala BPTP juga mengupayakan adanya hijauan pakan dengan memaksimalkan penanaman hijauan pakan yang kaya akan protein. Lahan budidaya yang saat ini telah ditanam di sekitar TTP Nglanggeran yaitu tanaman mahoni, acasia dan katuk. Sehingga kepala BPTP mengharapkan adanya penanaman rumput hasil rekayasa genetika dengan kadar protein di atas 15% yang lebih unggul dari tanaman yang telah ada saat ini. Sehingga dalam hal pengitegrasian dengan konsentrat tidak perlu terlalu banyak dalam pemberiannya karena telah tercukupi dari kandungan nutrisi yang ada di dalam rumput. Harapan terakhir diharapkan dapat menghasilkan generasi kambing Sapera hasil persilangan kambing pejantan Saanpe dan Indukan PE dan mampu menghasilkan produksi susu mencapai lebih dari 3 Liter perhari.

Selain itu terdapat beberapa point dari penanggung jawab kegiatan kambing perah yaitu Dr. Anneke Anggraeni yaitu adanya dukungan kepada kelompok ternak untuk memelihara kambing perah di lokasi TTP binaan, adanya dukungan diseminasi kambing perah produk antara Saanpe dengan darah Saanen yang cukup tinggi, diharapkan dilakukan perkawinan terbatas dengan kambing betina PE dan bandingkan keturunannya serta diharapkan adanya dukungan pakan dan pemeliharaan agar ketrurunan silangan memiliki performan yang baik. (AKS)


Layanan Online

Kalendar Kegiatan

No events

Sosial Media

Visitor

Today2
Yesterday25
This week2
This month322
Total8933

Visitor Info

  • IP: 10.22.11.10
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Who Is Online

1
Online

14-06-2021
© 2021 Balai Penelitian Ternak. Jl. Veteran III Ciawi Tapos, Ds. Banjarwaru Kec. Ciawi Kab. Bogor - 16720.