Bimtek Budidaya Ternak Kelinci dan TPT di Kagoda Rabbit Farm

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Dramaga – Sebagai rangkaian program nasional Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya, Balitnak laksanakan Bimtek Budidaya Ternak Kelinci dan Tanaman Pakan Ternak (TPT), di Kagoda Rabbit Farm Dramaga, Jum’at (26/03/21). Acara Bimtek dibuka oleh Kepala Balitnak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Balitnak beserta Subkoodinator Jasa Penelitian dan tim, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Dr. R.H..Oetje Subagdja S.P., Dr. Bram Brahmantiyo dan Dra. Retno Mujiastuti.

Kepala Dinas mengatakan bahwa kendala sekarang adalah lahan yang bukan hanya untuk kelinci, sehingga proses pelaksanaan dalam beternak harus ada perubahan. Kalau dulu mencari rumput untuk diberikan ternak, sekarang susah karena lahannya sedikit. Bagaimana caranya bisa beternak dan bisa berkembang baik, yaitu dengan kemandirian pakan.

Kepala Balitnak dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Bimtek padat karya ini bisa meningkatkan kualitas SDM. Selain itu beternak kelinci kalau tidak berkelompok agak susah, karena kelinci ini cepat sekali perkembanganya. Yang bisa menjadi kendala dalam pemasarannya. Sehingga dengan system kelompok atau komunitas ini informasi bisa cepat tersebar kepada pasar yang membutuhkan.

Sementara itu Kepala Bidang Peternakan Diskannak Kabupaten Bogor drh. Ramilah Erlina N, MM., menyampaikan bahwa tahun 2019 produksi daging Kab. Bogor mencapai 191.773.618 kg, yang sebagian besar merupakan konstribusi ternak ruminansia terutama kambing dan domba, sementara sapi masih lebih banyak import dari Australia. Tahun 2021 target produksi daging sebanyak 199.073.000 kg, meningkat sekitar 2,99% dari tahun 2020. Karena potensi peternakan terutama di hilir luar biasa. Dengan jumlah penduduk 6 juta jiwa, yang membutuhkan protein hewani, belum lagi untuk mendukung wilayah Jadetabek. Dengan lahan yang terbatas, salah satu ternak yang potensial saat ini adalah kelinci, dibanding ternak ruminansia yang membutuhkan lahan yang besar. Melalui kegiatan ini diharapkan para peternak terpicu dan terpacu untuk meningkatkan produksi ternak di Kab. Bogor.

Kebutuhan pakan ternak luar biasa. Di wilayah Bogor Barat ada Kawasan Usaha Peternakan (Kunak) Sapi Perah yang membutuhkan rumput yang banyak. Belum lagi untuk memenuhi feedlot-feedlot dan peternakan yang ada di wilayah Bogor. Sehingga sangat potensial kalau bisa menjadi sentra produksi rumput. Bisa dengan memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan-lahan tidur yang belum dimanfaatkan. Kita bisa membuat Kerjasama dengan pengembang untuk menggunakan lahan-lahan yang belum dimanfaatkan. Belum lagi iklim yang mendukung dimana curah hujan bisa berlangsung sepanjang tahun. Dinas bisa memfasilitasi untuk Kerjasama pemanfaat lahan dengan pengembang.

Mengingat antusiasme peternak untuk mengikuti Bimtek, namun tetap harus mengikuti Prokes COVID-19, maka dibagi menjadi 2 sesi, pertama budidaya ternak kelinci, materi disampaikan Dr. Bram Brahmantiyo dengan peserta 20 orang. Sedangkan sesi kedua materi oleh Dra. Retno Mujiastuti tentang TPT dengan peserta 20 orang. Para peserta mengharapkan agar program seperti ini lebih banyak dan kontinyu, sehingga mampu membantu perkembangan usaha ternaknya. (AKS)


Layanan Online

Kalendar Kegiatan

No events

Sosial Media

Visitor

Today17
Yesterday24
This week66
This month288
Total8137

Visitor Info

  • IP: 10.22.11.10
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Who Is Online

1
Online

12-05-2021
© 2021 Balai Penelitian Ternak. Jl. Veteran III Ciawi Tapos, Ds. Banjarwaru Kec. Ciawi Kab. Bogor - 16720.