Upaya Kembangkan Kelinci Melalui Bimtek Budidaya Ternak Kelinci dan TPT

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Jakarta – Balitnak sesuai tupoksinya terus berupaya agar hasil inovasi teknologi penelitian yang dihasilkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas. Upaya yang dilakukan selain melalui diseminasi dan penyebaran bibit unggul, juga dalam peningkatan wawasan dan pengetahuan masyarakat khususnya peternak dalam budidaya maupun pengembangannya. Melalui salah satu program nasional Kementerian Pertanian Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya, Balitnak Kembali selenggarakan Bimtek Budidaya Ternak Kelinci dan Tanaman Pakan Ternak (TPT) di Jakarta, Kamis (08/04/21). Kegiatan dibuka Dr. Bram Brahmantiyo mewakili Kepala Balitnak. Hadir dalam acara Kepala Suku Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Timur, Yuli Absari, Kepala Puskeswan, Penyuluh, Gempur Soesetyo Hadi (Kirana Amarily Kelinci), Harmini.,S.Pt., Subkoodinator Jasa Penelitian dan tim, sedangkan peserta terbagi dalam 2 sesi dengan masing-masing sesi 20 orang peserta.

Yuli Absari mengatakan kelinci merupakan sebuah ternak pengganti ketika ayam kampung tidak boleh dipelihara di lingkungan masyarakat apalagi yang padat seperti di wilayah DKI Jakarta, sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pengendalian Pemeliharaan dan Peredaran Unggas sejak merebaknya penyakit AI pada tahun 2006. Sejak adanya pandemi COVID-19 di wilayah Jakarta Timur, Urban Farming hampir ada di setiap titik, selain budidaya perikanan. Ketika berbicara ternak denga nada pelarangan ayam kampung tidak mungkin, juga ternak sapi, kambing tidak bisa dilaksanakan disembarang tempat karena memerlukan lahan yang luas, sehingga ternak kelinci bisa menjadi satu-satunya harapan. Namun seperti diketahui, ternak kelinci itu tidaklah mudah, menjadi tantangan bagi para peternak agar bisa sukses. Sudin KPKP memiliki program pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca corona, yang banyak terpuruk pada saat pandemi melalui pengembangan pertanian dan peternakan secara umum. Belajar dengan orang yang sukses harus lebih semangat karena buktinya sudah ada. Diaharapkan melalui kegiatan kali ini menjadi sebuah peluang dan tantangan untuk bisa mengembangkan ternak kelinci menjadi lahan usaha, juga bisa dilaksanakan secara professional, walaupun harus dimulai dari skala kecil. Selain budidaya ternak kelinci, dibutuhkan juga imu tentang pascapanen agar dapat menjadi varian usaha ternak kelinci. Pakan merupakan salah satu yang sangat berperan dalam pembudidayaan ternak, selain penyakit dan manajemen. Lahan yang ada saat ini untuk pakan masih mencukupi juga pangsa pasar juga masih ada, sehingga memiliki peluang untuk berkembang.

Bram Brahmantiyo menyampaikan bahwa peserta harus mengerti dan mengimplementasikan di lapangan agar bermanfaat. Apabila dibutuhkan Balitnak siap membantu tidak hanya untuk komoditas kelinci saja, tetapi komoditas lainnya seperti ayam, itik, kambing, domba, sapi dan tanaman pakan ternak, sehingga hasil inovasi benar-benar dapat dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat umum dan peternak.

Paparan materi Bimtek Budidaya Ternak Kelinci disampaikan Dr. Bram Brahmantiyo, sedangkan Tanaman Pakan Ternak (TPT) oleh Harmini.,S.Pt. selain materi kegiatan juga diisi dengan diskusi. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini sampai akhir. (AKS)


Layanan Online

Kalendar Kegiatan

No events

Sosial Media

Visitor

Today17
Yesterday24
This week66
This month288
Total8137

Visitor Info

  • IP: 10.22.11.10
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Who Is Online

1
Online

12-05-2021
© 2021 Balai Penelitian Ternak. Jl. Veteran III Ciawi Tapos, Ds. Banjarwaru Kec. Ciawi Kab. Bogor - 16720.